京都 KYOTO
JAKARTA — 5,342 KM
Our Story

About Neo Japan Bridge

Perusahaan cross-border yang menjembatani Jepang dan Indonesia lewat media, pariwisata, bisnis, dan tenaga kerja.

DIAN KUSUMA — FOUNDER

"Kami bukan sekadar kanal YouTube — kami perusahaan yang menjembatani Jepang dan Indonesia di setiap sisi: media, pariwisata, bisnis, dan tenaga kerja."

Neo Japan Bridge didirikan oleh Dian Kusuma, konten kreator Indonesia yang tinggal dan berkarya di Kyoto, Jepang. Berawal dari kanal YouTube yang mendokumentasikan kehidupan sehari-hari, budaya, dan kuliner Jepang, Neo Japan Bridge tumbuh menjadi perusahaan cross-border yang menghubungkan brand, pemerintah daerah, dan tenaga kerja dari kedua negara.

Dengan audiens 2.3 juta+ subscriber YouTube yang 90%-nya berasal dari Indonesia, kami memiliki jangkauan langsung ke pasar yang tepat — sekaligus jejaring dan kepercayaan dari institusi Jepang untuk menjalankan kerja sama nyata di lapangan.

Perjalanan Neo Japan Bridge

Dari kanal personal menjadi perusahaan cross-border dengan lini bisnis yang lebih luas.

FASE 01

Konten & Komunitas

Membangun audiens lewat konten otentik seputar kehidupan, budaya, dan kuliner Jepang untuk penonton Indonesia.

FASE 02

Kepercayaan Institusi

Dipercaya DMO, hotel, dan brand nasional Jepang untuk mempromosikan destinasi dan produk ke pasar Indonesia.

FASE 03

Ekspansi Bisnis & SDM

Memperluas layanan ke business matching dan penyaluran tenaga kerja Indonesia ke Jepang secara resmi.

HARI INI

Neo Japan Bridge

Satu perusahaan, lima lini layanan: media, pariwisata, business matching, SDM, dan pertukaran budaya.

Nilai yang kami pegang

01

Otentik

Konten dan kerja sama dibangun dari pengalaman nyata tinggal di Jepang, bukan sekadar promosi.

02

Terpercaya

Direkomendasikan institusi dan brand Jepang karena rekam jejak kerja sama yang konsisten.

03

Dua Arah

Bukan cuma memperkenalkan Jepang ke Indonesia, tapi juga membuka jalur peluang sebaliknya.